Jumat, 27 Mei 2016

Refleksi Minggu 11

Assalamualaikum w w

selasa 24 mei 2016 merupakan pertemuan matakuliah Alpro minggu ke-11. Hari itu kami belajar tentang vektor dan juga matriks, materi yang cuku sulit bagi saya, agar kami memahami tentang materi tersebut dosen memberikan kami tugas yang harus kami amati dan cermati sendiri.

Itulah garis besar perkuliahan Alpro pada minggu 11.


Jangan lupa ya kunjungi juga blog teman-teman saya...
Edi Siswanto
Lalu Sabrian Ganata

Assalamualaikum w w

Selasa, 24 Mei 2016

Perkalian Antara Matrix dengan Vektor Menggunakan 6 Kaidah Penyusunan Program

1. Mengerti masalah :
    mengalikan matrik ordo 3x2 dengan vector.

2. Menentukan Input dan Output:
    input    :   matrik[2][3]={1,3,5,2,4,6},
                   vektor[3]={1,2,3}
    output :   hasil[2].

3. Membuat algoritma

Deklarasi : i,j, = integer

Deskripsi : for (i=1 ; i<=2 ;i++)
                      for (j= 1 ; j<=3 ; j++
                        total [i][j]=0;
                              for (k= 1 ; k<=3 ; k++)
                                   total [i][j] = total [i][j]+A[i][k][j] ;

4. Tes dengan data :

 MATRIK
             j=1  j=2  j=3

A i=1|   1      3      5
    i=2|  2      4      6

VEKTOR
           J=1
B i=1|  1  |
    i=2| 2  |
    i=3| 3  |
Cara Perkalian
C = |A11*B11+A12*B21+A13*B31|
       |A21*B11+A22*B21+A23*B31|
jadi
       | 1x1 + 3x2 + 5x3 |
       | 2x1 + 4x2 + 6x3 |
hasil akhirnya
       | 22 |
       | 28 |

5. C++

#include <iostream>
    using namespace std;
   /* run this program using the console pauser or add your own getch, system("pause") or        input loop */

void kali(int matrik[2][3],int vektor[3],int hasil[2]){
 cout<<"matrik : \n";
 for(int i=0;i<2;i++){
  for(int j=0;j<3;j++)
   hasil[i]=hasil[i]+(matrik[i][j]*vektor[j]);
 }
}
void cetakm(int hasil[][3]){
 for(int i=0;i<2;i++){
  for(int j=0;j<3;j++)
   cout<<hasil[i][j]<<" ";
   cout<<endl;
 }
}
void cetakv(int vektor[]){
 cout<<"vektor : \n";
 for(int i=0;i<3;i++){
  cout<<vektor[i]<<endl;
 }
}

void cetak(int hasil[]){
 cout<<"hasil trakhir : \n";
 for(int i=0;i<2;i++){
  cout<<hasil[i]<<endl;
 }
}
int main(int argc, char** argv) {
 int matrik[2][3]={1,3,5,2,4,6}, vektor[3]={1,2,3},hasil[2]={0};
 kali(matrik,vektor,hasil);
 cetakm(matrik);
 cetakv(vektor);
 cetak(hasil);
 return 0;

}

    
6. Hasil 







Kamis, 19 Mei 2016

Refleksi Minggu 10

Assalamu"alaikum wr.wb

Hari selasa tanggal 17 Mei 2016 Jam 07.00 WIB adalah perkuliahan ALPRO minggu ke-10 yaitu tentang : SEARCHING. Seperti pertemuan sebelumnya sebelum dosen datang maka kita sudah harus mempersiapkan/membuka : Rencana Kuliah, PPT, Diktat, E-Book.
Dosennya menjelaskan materi SEARCHING yang didalmnya terdapat Linear Search & Binary Search. Dosennya menjelaskan sesuai dengan 6 kaidah/langkah. Dosennya memberi tugas di kelas, terdapat 2 tugas diantarannya di kumpulkan pada saat perkuliahan selesai 09.00 WIB, dan pada jam 12.00 WIB.
Alhamdulillah di minggu ini tidak diberi tugas dari Diktat maupun E-book, mungkin karena sudah di upload minggu kemarin tentang SEARCHING AND SORTING. Jadi minggu ini hanya upload Refleksi saja di Blog. Tetapi ada tugas TP yaitu presentasi di depan Mentor , agar tahu sudah sejauh mana TP kelompok. Batas penilaian hari Sabtu, tanggal 21, jam 12.00 WIB.
Mungkin ini saja yang dapat saya sampaikan dalam pertemuan kali ini. Kurang lebihnya syaa mohon maaf.
Wassalamu"alaikum wr.wb

Diktat BAB 10

Assalamu"alaikum wr.wb

Selamat malam sedulur, postingan kali ini tentang soal dari diktat BAB 10.
Langsung saja mari kita bahas....


Penyelesaian :
C++
#include <iostream>
#include <conio.h>
#include <windows.h>
/* run this program using the console pauser or add your own getch, system("pause") or input loop */
using namespace std;
class Mhs{
public:
void Buat_berikut_list();
char Nama[20];
char Nim[10];
int Nilai;
Mhs *berikut;
};
void Mhs::Buat_berikut_list(){
Mhs *Ptr_Kepala = NULL;
Mhs *Ptr_Baru;
char lagi;
do{
Ptr_Baru= new Mhs;
cout<<"\nNama Mahasiswa : ";
cin>>Ptr_Baru->Nama;
cout<<"Nim Mahasiswa : ";
cin>>Ptr_Baru->Nim;
cout<<"Nilai Mahasiswa : ";
cin>>Ptr_Baru->Nilai;
Ptr_Baru->berikut=Ptr_Kepala;
Ptr_Kepala=Ptr_Baru;
cout<<"Tambah (y/t) : ";
cin>>lagi;
} while (lagi=='Y' || lagi=='y');
system("cls");
cout<<"\nAnda telah memasukkan data : "<<endl;
Mhs *cetak= Ptr_Kepala;
cout<<"Nama \t\t Nim \t\t Nilai Angka \t\t Nilai Huruf"<<endl;
while (cetak !=NULL){
cout<<cetak->Nama<<" \t\t"<<cetak->Nim<<" \t\t"<<cetak->Nilai<<" \t\t";
if (cetak->Nilai>=0&&cetak->Nilai<20)
cout<<"E"<<endl;
else if(cetak->Nilai>=20&&cetak->Nilai<40)
cout<<"D"<<endl;
else if(cetak->Nilai>=40&&cetak->Nilai<60)
cout<<"C"<<endl;
else if(cetak->Nilai>=60&&cetak->Nilai<80)
cout<<"B"<<endl;
else
cout<<"A"<<endl;
cetak=cetak->berikut;
}
}
int main(int argc, char** argv) {
Mhs *simpul;
simpul->Buat_berikut_list();
getch();
}
Alhamdulillah penyelesaian latihan pada diktat bab 10 terselesaikan. 
Kurang dan lebihnya saya mohon maaf, karena saya juga masih dalam tahap pembelajaran jadi mohon di mengerti.
Wassalamu"alaikum wr.wb

Senin, 16 Mei 2016

sorting (bubble sort)

Assalamu"alaikum wr. wb

Pada kesempatan kali ini kelompok kami akan membahas tentang sorting, ada 3 jenis sorting yang akan kami jelaskan. Saya sendiri akan membahas tentang Bubble Sort. Sementara selection sort dan insertion sort akan dibahas oleh temen saya. Langsung saja mari kita bahas.

Kelompok 15

Selection Sort --> Edi Siswanto (1500018018)
Insertion Sort --> Lalu Sabrian Ganata (1500018048)

Sorting dengan metode Bubble Sort


Memahami permasalahan

mengurutkan data acak menggunakan metode bubble sort
metodenya jika nilai sebelah kanan lebih kecil dari nilai disebelah kiri, maka tukar pisisi keduanya.
misal: 
6 7 5 --> (6 , 7) tak perlu di tukar karena 6<7.
6 7 5 --> tukar(7 --> 5) sudah di akhir mulai dari depan lagi 
6 5 7 --> tukar(6 -->5)
5 6 7 --> jika sudah tidak ada yg bisa ditukar (data sudah urut) maka selesai
5 6 7 --> selesai


Algoritma
Procedure Bubble_Sort (input/output x : larik, input n : byte)
Deklarasi
larik = array [1..100] of integeri, a : bytek : larik, bantu : integer
Deskripsi
for i <-- 1 to n-1 dofor j <-- i+1 to n doif x[i] > x[j] thentukar(x[i], x[j])endif edfor endfor
flowchart




C++ Program
#include <iostream>
using namespace std;

void baca_data(int A[], int n) {
int i;
for (i = 0; i < n; i++)
{ cout << "Data ke-" << i+1 << " : ";
cin >> A[i];
}
}

void cetak_data( int A[], int n) {
int i;
for (i = 0; i < n; i++)
cout << A[i] << " ";
cout << "\n";
}

void tukar (int *a, int *b)
{ int temp;
temp = *a;
*a = *b;
*b = temp;
}

void buble_sort (int x[], int n)
{ int i, j;
for (i = 0; i<n-1; i++)
for (j = i+1; j<n; j++)
if (x[i] > x[j])
tukar(&x[i], &x[j]);
}

main() {
cout << "Banyak data : ";
cin >> n;
baca_data(nilai,n);
cout<<endl;
cout<<"data awal"<<endl;
cetak_data(nilai,n);
buble_sort(nilai,n);
cout<<"data stelah diurutkan"<<endl;
cetak_data(nilai,n);
}

Jumat, 13 Mei 2016

How to Solve #5


Assalamu"alaikum wr.wb

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang penyelesaikan kasus-kasus pada ebook how to solve bab 5. OK, langsung saja mari kita bahas.

Kasus 5.1

E-Book (How To Solve It By Computer) = Algorithm 5.1 The Two-Way Merge.


Algoritma :

if a[m]<b[n] then a[m+1]:=b[n+1]:=a[m];
i:=1;
j:=1;
nm:= n+m;
for k:= 1 to nm dobegin {merge next element }
if a[i]<b[j] thenbeginc[k]:=a[i];
i:=i+1end elsebeginc[k]:=b[j];
j:=j+1end
end
Program dengan C++ :

#include <iostream>
#include <cstdlib>

using namespace std;

int data[100];

void mergeSort(int awal, int mid, int akhir){
cout<<endl;
int temp[100], tempAwal = awal, tempMid = mid, i = 0;


while(tempAwal < mid && tempMid < akhir){
if(data[tempAwal] < data[tempMid])
temp[i] = data[tempAwal],tempAwal++;
else
temp[i] = data[tempMid],tempMid++;
i++;
}
while(tempAwal < mid) //kalau masih ada yang sisa
temp[i] = data[tempAwal],tempAwal++,i++;
while(tempMid < akhir)
temp[i] = data[tempMid],tempMid++,i++;
for(int j=0,k=awal;j<i,k<akhir;j++,k++) //mengembalikan ke array semula, tapi
cout<<data[k]<<' '<<temp[j]<<endl, data[k] = temp[j]; //sudah urut
}

void merge(int awal, int akhir) //membagi data secara rekursif{
if(akhir-awal != 1){
int mid = (awal+akhir)/2;
merge(awal, mid);
merge(mid, akhir);
mergeSort(awal, mid, akhir);
}
}

int main(){
int n;
cout<<"Masukan banya data = ";cin>>n;
cout<<"Masukan data yang akan di susun = ";
for(int i=0;i<n;i++)
cin>>data[i];
merge(0,n);
for(int i=0;i<n;i++)
cout<<data[i]<<' ';

return 0;
}

Kasus 5.2

E-Book (How To Solve It By Computer) = Algorithm 5.2 Sorting By Selection.


Algoritma:

Selection Sort

Algoritma ini mudah diterjemahkan ke dalam program computer tetapi memiliki kekurangan yaitu sort dengan menggunakan metode Seleksi membutuhkan ruang di memori untuk meyimpan 2 daftar lengkap.
Jika memiliki satu daftar nama dan meletakkan dalam urutan berdasarkan huruf bisa menggunakan pemdekatan umum sebagai berikut :


1. Temukan atau cari nama yang pertama kali datang dalam urutan huruf dan tulis di sheet kedua
2. Tandai nama yang keluar dari daftar asli
3. Lanjutkan perputaran ini sampai semua nama di daftar semula telah di coret dan ditulis di daftar kedua dimana di bagian daftar yang kedua ini nama-nama sudah terurut berdasarkan huruf.
Program C++ :

#include <iostream.h>
#include <conio.h>

int data[100],data2[100];
int n;

void tukar(int a,int b)
{
int t;
t = data[b];
data[b] = data[a];
data[a] = t;
}

void bubble_sort()
{
for(int i=1;i<n;i++)
{
for(int j=n-1;j>=i;j–)
{
if(data[j]<data[j-1]) tukar(j,j-1);
}
}
cout<<”bubble sort selesai!”<<endl;
}

void exchange_sort()
{
for (int i=0; i<n-1; i++)
{
for(int j = (i+1); j<n; j++)
{
if (data [i] > data[j]) tukar(i,j);
}
}
cout<<”exchange sort selesai!”<<endl;
}

void selection_sort()
{
int pos,i,j;
for(i=0;i<n-1;i++)
{
pos = i;
for(j = i+1;j<n;j++)
{
if(data[j] < data[pos]) pos = j;
}
if(pos != i) tukar(pos,i);
}

cout<<”selection sort selesai!”<<endl;
}

void insertion_sort()
{
int temp,i,j;
for(i=1;i<n;i++)
{
temp = data[i];
j = i -1;
while(data[j]>temp && j>=0)
{
data[j+1] = data[j];
j–;
}
data[j+1] = temp;
}
cout<<”insertion sort selesai!”<<endl;
}

void QuickSort(int L, int R) //the best sort i’ve ever had
{
int i, j;
int mid;

i = L;
j = R;
mid = data[(L+R) / 2];

do
{
while (data[i] < mid) i++;
while (data[j] > mid) j–;

if (i <= j)
{
tukar(i,j);
i++;
j–;
};
} while (i < j);

if (L < j) QuickSort(L, j);
if (i < R) QuickSort(i, R);
}

void Input()
{
cout<<”Masukkan jumlah data = “; cin>>n;
for(int i=0;i<n;i++)
{
cout<<”Masukkan data ke-”<<(i+1)<<” = “; cin>>data[i];
data2[i] = data[i];
}
}

void Tampil()
{
cout<<”Data : “<<endl;
for(int i=0;i<n;i++)
{
cout<<data[i]<<” “;
}
cout<<endl;
}

void AcakLagi()
{
for(int i=0;i<n;i++)
{
data[i] = data2[i];
}
cout<<”Data sudah teracak!”<<endl;
}

void main()
{
int pil;
clrscr();
do
{
clrscr();
cout<<”Program Sorting Komplit!!!”<<endl;
cout<<”*********************************************”<<endl;
cout<<” 1. Input Data”<<endl;
cout<<” 2. Bubble Sort”<<endl;
cout<<” 3. Exchange Sort”<<endl;
cout<<” 4. Selection Sort”<<endl;
cout<<” 5. Insertion Sort”<<endl;
cout<<” 6. Quick Sort”<<endl;
cout<<” 7. Tampilkan Data”<<endl;
cout<<” 8. Acak Data”<<endl;
cout<<” 9. Exit”<<endl;
cout<<” Pilihan Anda = “; cin>>pil;
switch(pil)
{
case 1:Input(); break;
case 2:bubble_sort(); break;
case 3:exchange_sort(); break;
case 4:selection_sort(); break;
case 5:insertion_sort(); break;
case 6:QuickSort(0,n-1);
cout<<”quick sort selesai!”<<endl;
break;
case 7:Tampil(); break;
case 8:AcakLagi(); break;
}
getch();
}while(pil!=9);
}


Kasus 5.3




E-Book (How To Solve It By Computer) = Algorithm 5.3 Sorting By Exchange.

Soal

Diberikan urutan yang tidak beraturan dari kumpulan nilai n gunakan urutan dengan emnggunakan sorting by exchange

Penyelesaian :
Bubble Sort (Gelembung) merupakan metode pertukaran yang alur logikanya mirip dengan gelembung yaitu dengan cara membandingkan indeks Array yang pertama dengan indeks Array berikutnya secara terus menerus dan bergantian. Namun cara ini kurang efektif karena meskipun data sudah terurut proses perulangan yang terjadi akan terus berlangsung sampai batas perulangan itu berakhir. Ini adalah contoh alur alogaritmanya dalam kode program.

for (c=0; c<7; c++)
{ for (x=0; x<7; x++)
{if (menu[x]menu[x+1])
{term=menu[x];
menu[x]=menu[x+1];
menu[x+1]=term;
}
else {
menu[x]=menu[x];
}}}

Selection Sort (Maksimum/Minimum) merupakan metode pertukaran yang mencari nilai Maksimum/Minimum sekelompok data array yang nantinya nilai yang paling ujung akan diisolasikan dan tidak disertakan pada proses selanjutnya. Perhatikan contoh code berikut ini.

for(y=0; y<9; y++)
{max=0;
for (x=1; x<=b; x++)
{ if (A[x]>A[max])
{
max=x;
} }
if (A[max]>A[b])
{ term=A[b];
A[b]=A[max];
A[max]=term;
b--;
} else
{
b--;
}}


Insertion Sort (Sisip) meripakan metode pengurutan dengan cara menyisipkan nilai pada array pada posisi yang tepat. Untuk lebih jelasnya silakan lihat code dibawah ini.

for (k=1; k<9; k++)
{
term=L[k];
j=k-1;
while (term<=L[j])
{
L[j+1]=L[j];
j--;
}
if ((term >= L[j]) || (j=1))
{
L[j+1]=term;
}
else
{
L[j+1]=L[j];
L[j]=term;
}


Kasus 5.4



E-Book (How To Solve It By Computer) = Algorithm 5.4 Sorting By Insertion.


Algoritma :

1. Membangun sebuah array [1 .. n] elemen n.
2. Menemukan minimum dan meletakkannya di tempat untuk bertindak sebagai sentinel :
3. Sementara masih ada unsur-unsur yang akan dimasukkan di bagian memerintahkan melakukan
a. Pilih x elemen berikutnya untuk dimasukkan
b. Sementara x kurang dari sebelumnya unsur melakukan
c. Insert x pada posisi saat ini
for i:=2 to n do
begin {search for x's position then insert it}
j:=1; x:=a[i];
while x>a[j] do j:=j+1
for k:= i down to j+1 do a[k]:= a[k-1];
a[j]:=x
end


Program C++ :

#include <iostream.h>


void main(){
int data[100];
int a,b,c,d,x;
int temp;


cout<<"PROGRAM SORTING DATA "<<endl;
cout<<"---------------------------------------------"<<endl;
cout<<"Masukkan jumlah data : ? ";cin>>x;


for(d=1;d<=x;d++)
{
cout<<"Data ke-"<<d<<" = ";cin>>data[d];
}
cout<<"\nData Sebelum Diurutkan \n";
for(d=1;d<=x;d++){
cout<<"\t"<<data[d];
}
for(a=0;a<x;a++){
for(b=0;b<x;b++)
if(data[b]>= data[b+1])
{
temp=data[b];
data[b]=data[b+1];
data[b+1]=temp;
}
}
cout<<"\n\nData setelah diurutkan :\n";
for(c=0;c<x;c++)
cout<<"\t"<<data[c];
cout<<"\n\n---------------------------------------------"<<endl
}
system("PAUSE");
return EXIT_SUCCESS;
}


Kasus 5.7



E-Book (How To Solve It By Computer) = Algorithm 5.7 Binary Search.


Algoritma :

Pencarian pada data yang telah terurut menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada pada data yang masih acak, hal ini karena dapat segera diketahui bahwa x tidak terdapat dalam larik bila ditemukan elemen yang lebih besar dari x.
Binary searching atau biasa disebut pencarian bagi dua merupakan metode pencarian yang paling efisien untuk data yang telah terurut. Metode ini digunakan untuk kebutuhan pencarian dengan waktu yang cepat.
Langkah-langkah pencarian bagi dua untuk data yang telah terurut secara ascending:
1. Bagi dua elemen larik yang telah terurut secara ascending, dengan cara menentukan elemen awal pencarian, elemen akhir pencarian dan elemen tengahnya.
- elemen awal pencarain (lo) = 1
- elemen akhir pencarain (hi) = n
- elemen tengah = (lo + hi) div 2

Misalnya terdapat larik L dengan 9 elemen yang telah terurut secara ascending seperti dibawah ini, maka kita akan menentukan elemen awal, akhir dan tengah pencariannya.

3
6 7 9 10
15 20 30 45

Lo = 1
Hi = 9
Mid = ( 1 + 9 ) div 2 = 5
2. Jika elemen yang dicari ada pada elemen di mid, maka ketemu.
3. Jika elemen yang ada di mid > elemen yang dicari, maka hi berubah
Hi = mid - 1
4. Jika elemen yang ada di mid < elemen yang dicari, maka lo berubah Lo = mid + 1 5. Ulangi langkah-langkah tersebut sampai data yang dicari ditemukan atau sampai elemen telah habis dibagi. Contoh: 3 6 7 9 10 15 20 30 45 Misalnya data yang dicari (x) = 7 1. lo = 1 hi = 9 mid = (1 + 9) div 2 = 5 L[5] = 10 L[mid] > x, maka hi berubah.
2. hi = mid -1 = 5 – 1 = 4
lo = 1
mid = ( 1 + 4 ) div 2 = 2
L[2] = 6
L[mid] < x, maka lo berubah 3. lo = mid +1 = 2 + 1 = 3 hi = 4 mid = ( 3 + 4 ) div 2 = 3 L[3] = 7 L[mid] = x, maka data ditemukan Pseudocode Pencarian bagi dua: Algoritma bin_searching; Var lo,hi,mid,n,x,idx :integer; ketemu : boolean; L : array [1..100] of integer; Begin {misalnya telah terdapat sekumpulan data yng tersimpan di dalam larik L} loß 1; hi ß n; ketemu ß false; while (not ketemu) and (lo <= hi) do midß (lo + hi ) div 2; If L[mid] = x then ketemu ß true Else If ( L[mid] > x ) then
lo ß mid + 1
Else
hi ß mid – 1;
End if
End if
End while
If (ketemu) then
Idx ß mid
Else
Idx ß -1;
End if
End.


Alhamdulillah kasus pada ebook how to solve bab 5 terselesaikan.
Terima kasih, kurang lebihnya saya mohon maaf.


Wassalamu"alaikum wr.wb

Diktat bab 9


Assalamu"alaikum wr.wb

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas hasil pekerjaan saya terkait penyelesaian kasus-kasus pada diktat bab 9. Langsung saja, mari kita bahas...

Workshop

Kasus 1

Algoritma

deklarasi
A[maks][maks],baris,kolom::integer
deskripsi
read (baris,kolom)
for i <-- 1 to n -1 do
for j <-- 1 to n-1 do
baris,kolom := A[i][j]
for i <-- 1 to n-1 do
for j <-- 1 to n-1 do
for z <-- 1 to n-1 do
hasil := A[i][j]*2[m]
endfor
endfor
endfor

C++

#include <iostream>

#define maks 10
using namespace std;
/* run this program using the console pauser or add your own getch, system("pause") or input loop */

int main(int argc, char** argv) {
int A[maks][maks], baris, kolom;
cout<<"input baris :"; cin>>baris;
cout<<"input kolom :"; cin>>kolom;
for(int i=0; i<baris; i++){
for(int j=0; j<kolom; j++){
cout<<"Masukan data ke ["<<i<<"] ["<<j<<"] : "; cin>>A[i][j];
}
}
cout<<"Isi Matriks A :\n";
for(int i=0; i<baris; i++){
for(int j=0; j<kolom; j++){
cout<<A[i][j]<<" ";
}
cout<<endl;
}
int m[baris],n;
cout<<"penghitungan vektor \n";
cout<<"berapa variabel : ";
cin>>m[kolom];
for(int z=0; z<kolom; z++){
cout<<"Masukan data ke ["<<z<<"] "" : "; cin>>m[z];
}
cout<<endl;

cout<<" vektor b : \n";
for(int z=0; z<kolom; z++){
cout<<m[z]<<"\n";
}
cout<<"perkalian matrik dan vektor \n";
for(int i=0; i<baris; i++){
for(int j=0; j<kolom; j++){
for(int z=0; z<kolom; z++){
n=A[i][j]*m[z];
cout<<n<<" ";
}
}
}
return 0;
}








Kasus 2


C++


#include<iostream>


using namespace std;
main(){ int i,j,n;
cout<<"masukkan ordo matriks : "; cin>>n;
for(i=1;i<=n;i++){
for(j=1;j<=n;j++){
if(i==j) cout<<"1 ";
else cout<<"0 ";
}
cout<<endl;
}
}







Flowchart









Kasus 3


C++


#include <iostream>
#include <conio.h>
#include <cstdlib>


using namespace std;
main(){ int i,j,m,n,o;
cout<<"Program transpose matriks C(m,n)\nMasukkan nilai m : ";
cin>>m; cout<<"masukkan nilai n : "; cin>>n;
int mat[m][n];
for(i=0;i<m;i++){
for(j=0;j<n;j++){
cout<<"nilai C("<<i+1<<","<<j+1<<")=";
cin>>mat[i][j];
}
cout<<endl;
}
system("cls");
cout<<"matriks diatas diilustrasikan seperti gambaran dibawah ini\n\n";
for(i=0;i<m;i++){
for(j=0;j<n;j++){
cout<<mat[i][j]<<" ";
}
cout<<endl;
}
o=m; m=n; n=o;
cout<<"\nTranspose matriksnya adalah seperti gambar dibawah ini\n\n";
for(j=0;j<m;j++){
for(i=0;i<n;i++){
cout<<mat[i][j]<<" ";
}
cout<<endl;
}
return 0;
}









Flowchart










Kasus 4


C++


#include <iostream>
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
using namespace std;
void Masukan(int *q, int brs, int klm) {
int i, j;
for(i = 0; i < brs; i++) {
for(j = 0; j < klm; j++) {
cout << " Elemen [" << (i + 1) << "][" << (j + 1) << "]? ";
scanf("%d", (q + i * klm + j));
}
}
}


void Tampilkan(int *q, int brs, int klm) {
int i, j;
for(i = 0; i < brs; i++) {
cout << endl;
for(j = 0; j < klm; j++) {
cout <<" ";
cout << *(q + i * klm + j) << "\t";
}
}
cout << endl;
}


void Kali(int *p, int *q, int *z, int bA, int kA, int bB, int kB) {
int i, j, k;
for(i = 0; i < bA; i++) {
for(j = 0; j < kB; j++) {
*(z + i * bB + j) = 0;
for(k = 0; k < kA; k++) {
*(z + i * bB + j) += *(p + i * kA + k) * (*(q + k * kB + j));
}
}
}
}


int main() {
cout<<"\t\t\tPROGRAM : PERKALIAN MATRIKS DENGAN SKALAR\n";
awal:
int *a, *b, *c, brsA, klmA, brsB, klmB;
cout<<"\n SYARAT...!!!\n";
cout<<" Jumlah Kolom A HARUS SAMA dengan Baris B\n\n";
cout << " Jumlah Baris Matriks A? ";
cin >> brsA;
cout << " Jumlah Kolom Matriks A? ";
cin >> klmA;
cout << " Jumlah Baris Matriks B? ";
cin >> brsB;
cout << " Jumlah Kolom Matriks B? ";
cin >> klmB;
if(klmA != brsB) {
cout << " Perkalian TIDAK Dapat Dilakukan." << endl;
cout << " Jumlah Kolom A TIDAK Sama Dengan Jumlah Baris B." << endl;
} else {
a = (int *) malloc(brsA * klmA * 4);
b = (int *) malloc(brsB * klmB * 4);
c = (int *) malloc(brsA * klmB * 4);


cout << "\n Kordinat Inputan [y][x]" ;
cout << "\n Contoh: ordo 2x2" ;
cout << "\n [1][1]\t[1][2]\t" ;
cout << "\n [2][1]\t[2][2]\t" ;
cout << "\n\n Input Matriks A:\n" ;
cout << " ----------------\n";
Masukan(a, brsA, klmA);
cout << "\n Input Matriks B:\n" ;
cout << " ----------------\n";
Masukan(b, brsB, klmB);


cout << "\n Matriks A:" << endl;
Tampilkan(a, brsA, klmA);
cout << "\n Matriks B:" << endl;
Tampilkan(b, brsB, klmB);
Kali(a, b, c, brsA, klmA, brsB, klmB);
cout << "\n Matriks A x B:" << endl;
Tampilkan(c, brsA, klmB);
}
cout<<"\n\n Apakah Anda Ingin Mengulang [Y/N] ? " ;
char m ;
cin>>m;
if (m == 'y' || m== 'Y')
goto awal;
else if (m == 'n' || m== 'N')
{
goto akhir;
}
akhir:
cout<<"\n\n\t\t\t \"TERMA KASIH\"";
return 0;
}









Kasus 5


C++


#include <iostream>


using namespace std;


main(){ int i,j; float det,temp;
float mat[2][2], c[2][2], ci[2][2], ch[2][2];
for(i=0;i<2;i++){
for(j=0;j<2;j++){
cout<<"nilai C("<<i+1<<","<<j+1<<")=";
cin>>mat[i][j];
c[i][j]=mat[i][j];
}
cout<<endl;
}
cout<<"matriks diatas diilustrasikan seperti gambaran dibawah ini\n\n";
for(i=0;i<2;i++){
for(j=0;j<2;j++){
cout<<mat[i][j]<<" ";
}
cout<<endl;
}
mat[0][1]=-mat[0][1]; mat[1][0]=-mat[1][0];
temp=mat[0][0]; mat[0][0]=mat[1][1]; mat[1][1]=temp;
cout<<"\nadjoin dari matriks diatas adalah\n";
for(i=0;i<2;i++){
for(j=0;j<2;j++){
cout<<mat[i][j]<<" ";
}
cout<<endl;
}
det=mat[0][0]*mat[1][1]-mat[1][0]*mat[0][1];
det=1/(float)det;
cout<<"\nSedangkan untuk inversnya adalah sebagai berikut\n";
for(i=0;i<2;i++){
for(j=0;j<2;j++){
ci[i][j]=det*mat[i][j];
cout<<ci[i][j]<<" ";
}
cout<<endl;
}
for(i=0;i<2;i++){
for(j=0;j<2;j++){
for(int k=0;k<2;k++){
temp=c[i][k]*ci[k][j];
ch[i][j]=ch[i][j]+temp;
}
}
}
cout<<"\nhasil perkalian matriks asal dengan\nmatriks yang telah di invers adalah\n";
for(i=0;i<2;i++){
for(j=0;j<2;j++){
cout<<ch[i][j]<<" ";
}
cout<<endl;
}
}









Flowchart































Alhamdulillah pembahasan kasus pada diktat bab 9 terselesaikan. Sekian pembahasan dari saya, kurang lebihnya saya mohon maaf.


Wassalamu"alaikum wr.wb

Soal kasus-kasus minggu 8


Kasus 8.1 : Pencarian Linear (Linear Search).

Assalamu’alaikum wr.wb

Pada kesempatan ini saya akan memposting Program dari materi SEARCHING AND SORTING , program ini akan dibuat dalam bentuk Flowchart dan C++ . Program yang akan di buat yaitu : Tentang : Pencarian Linear (Linear Search).

Algoritma :

function pencarian Linier (input aray : larik; kunci, ukuran : integer) : integer


Deklarasi
ketemu : boolean
i, n : integer
Deskripsi
ketemu <-- false;
n <-- 1
while ((n < ukuran) and (not ketemu)) do
if (aray[n] = kunci) then
ketemu <-- true { data ketemu }
i <-- n { pada posisi ke-i }
endif
else n <-- n+1 { cek data berikutnya }
endwhile
if ketemu then pencarianLinier <-- i { data ketemu pada posisi ke-i }
else pencarianLinier <-- -1 { data tidak ketemu }
endif
end


Berikut ini adalah Gambar Program Flowchart yang menggunakan Aplikasi RAPTOR :














Output/hasil compiler dari program tersebut :








Dan ini Gambar Program C++ yang Menggunakan Aplikasi Dev C++ :

#include <iostream>
#define UKURAN 100

/* run this program using the console pauser or add your own getch, system("pause") or input loop */

using namespace std;

int pencarianLinier(int array[], int kunci, int ukuran){
int i;

for (i=0; i<=ukuran-1; ++i)
if (array[i] == kunci)
return i;
return -1;
}

int main(int argc, char** argv) {

int a[UKURAN], x, kunciPencarian, elemen;

for (x=0; x<=UKURAN-1; x++) a[x] = 2*x;
cout<<"Bilangan yang mau dicari : ";
cin>>kunciPencarian;
elemen = pencarianLinier(a,kunciPencarian,UKURAN);
if (elemen != -1)
cout<<kunciPencarian<<" Ditemukan pada posisi elemen ke " << elemen;
else
cout<<kunciPencarian<<" Tidak ada.";

return 0;
}









Kasus 8.2 : Pencarian Biner (Binary Search).


Algoritma :

function pencarianBiner(input aray : larik; kunci, low, high : integer) : integer

Deklarasi
ketemu : boolean
i, middle : integer
Deskripsi
ketemu <-- false
while (low <= high) and (not ketemu) do
middle <-- (low+high) div 2
if (kunci = aray[middle]) then ketemu <-- true { data pencarian = data di tengah }
else if (kunci < aray[middle]) then high <-- middle – 1 {data akan dicari lagi di sebelah kiri}
else low <-- middle + 1 {data akan dicari lagi di sebelah kanan}
endif
endwhile
if ketemu then pencarianBiner := middle
else pencarianBiner := -1;
endif


Dan ini kodingan Program C++ yang Menggunakan Aplikasi Dev C++ :

#include <iostream>
#define UKURAN 15

/* run this program using the console pauser or add your own getch, system("pause") or input loop */

using namespace std;

void cetakHeader(void){
int i;
cout<<"\nSubscript : \n";
for (i=0;i<=UKURAN-1;i++) cout<<i<<" ";
cout<<"\n";
for (i=1; i <= 4*UKURAN; i++) cout<<"-";
cout<<"\n";
}
void cetakBaris(int b[], int low, int mid, int high){
int i;
for (i=0; i<=UKURAN-1; i++)
if (i<low || i>high) cout<< " ";
else if (i==mid) cout<< "*" <<b[i];
else cout<<b[i] << " ";
cout<<"\n";
}
int pencarianBiner(int b[], int kunciPencarian, int low, int high){
int i, middle;
while (low <= high) {
middle = (low+high) / 2;
cetakBaris(b, low, middle, high);
if (kunciPencarian == b[middle])
return middle;
else if (kunciPencarian < b[middle])
high = middle - 1;
else low = middle + 1;
}
return -1;
}

int main(int argc, char** argv) {
int a[UKURAN], i, kunci, hasil;
for (i=0; i<=UKURAN-1; i++) a[i] = 2*i;
cout<<"Masukkan bilangan antara 0-28 : ";
cin>>kunci;
cetakHeader();
hasil=pencarianBiner(a,kunci,0,UKURAN-1);
if (hasil != -1) cout<<kunci<<" ditemukan pada posisi : "<< hasil;
else
cout<<kunci<<" tidak ditemukan";

return 0;
}











Kasus 8.3 : (Bubble Sort)

Algoritma :

Procedure Bubble_Sort (input/output x : larik, input n : byte)

Deklarasi
larik = array [1..100] of integer
i, a : byte
k : larik
j, bantu : integer
Deskripsi
for i <-- 1 to n-1 do
for j <-- i+1 to n do
if x[i] > x[j] then
tukar(x[i], x[j])
endif
endfor
endfor


Berikut ini adalah Gambar Program Flowchart yang menggunakan Aplikasi RAPTOR :












Output/hasil compiler dari program tersebut :








Dan yang ini Gambar Program C++ yang Menggunakan Aplikasi Dev C++ :

#include <iostream>
#include <cstdlib>

/* run this program using the console pauser or add your own getch, system("pause") or input loop */

using namespace std;

void baca_data(int A[], int n) {
int i;
for (i = 0; i < n; i++){
cout<<"Data ke-" <<i+1<< " : ";
cin>>A[i];
}
}
void cetak_data(const int A[], int n) {
int i;
for (i = 0; i < n; i++)
cout<<A[i]<< " ";
cout<<"\n";
}
void tukar (int *a, int *b){
int temp;
temp = *a;
*a = *b;
*b = temp;
}
void buble_sort (int x[], int n){
int i, j;
for (i = 0; i<n-1; i++)
for (j = i+1; j<n; j++)
if (x[i] > x[j]) tukar(&x[i], &x[j]);
}

int main(int argc, char** argv) {
int data[10], n;
cout<<"Banyak data : ";
cin>>n;
baca_data(data,n);
cetak_data(data,n);
buble_sort(data,n);
cetak_data(data,n);

return 0;
}










kasus 8.4 (Insertion Sort)

Algoritma :

procedure insertion_sort(input/output data:larik; input n:integer)


Deklarasi
k, j, temp : integer
Deskripsi
for k <-- 2 to n do
temp := data [k];
j := k-1;
while (temp <= data [j]) and (j > 1) do
data [j+1] := data [j];
j := j-1;
endwhile
if (temp >= data [j]) then data [j+1] := temp
else
data [j+1] := data [j];
data [j] := temp;
endif
endfor


Berikut ini adalah Gambar Program Flowchart yang menggunakan Aplikasi RAPTOR :












Dan yang ini Gambar Program C++ yang Menggunakan Aplikasi Dev C++ :

#include <iostream>
#include <conio.h>

/* run this program using the console pauser or add your own getch, system("pause") or input loop */

using namespace std;

class Sorting {
friend istream& operator>>(istream& in, Sorting& a);
friend ostream& operator<<(ostream& out, Sorting& a);
public:
void baca_data();
void cetak_data();
void buble_sort();
void insertion_sort();
void selection_sort();
private:
void minimum(int , int, int&);
void tukar (int&, int&);
int data[10], n;
};
istream& operator>>(istream& in, Sorting& a) {
cout<<"Banyak data : ";
in>>a.n;
for (int i = 0; i < a.n; i++) {
cout<<"Data ke-" <<i+1<< " : ";
in>>a.data[i];
}
return in;
}
ostream& operator<<(ostream& out, Sorting& a) {
for (int i = 0; i < a.n; i++)
out<<a.data[i] << " ";
out<<"\n";
return out;
}
void Sorting::tukar (int &a, int &b){
int temp;
temp = a;
a = b;
b = temp;
}
void Sorting::insertion_sort(){
int i, j, temp;
cout<<"Data pertama sudah ada ditangan kiri, yaitu : " << data[0] << '\n';
for(j = 1; j < n; j++){
temp = data[j];
cout<<"\nData ke-" << j+1 << " yaitu " << data[j] << " diambil dari meja\n";
cout<<"Dilakukan penggeseran elemen :\n";
for(i = j - 1; (i >= 0) && (data[i] > temp); i--){
cout<<"data pd posisi ke-[" << i+1 << "] digeser ke posisi [" << i+2 << "]\n";
data[i+1] = data[i];
}
cout<<"Data baru masuk pada posisi ke-[" << i+2 << "]\n";
data[i+1] = temp; //Insert key into proper position
cout<<"Data saat ini adalah : ";
for (int k=0; k<=j; k++) cout << data[k] << " ";
getch();
}
}
int main(int argc, char** argv) {
Sorting angka;
cin>>angka;
angka.insertion_sort();
cout<<"\nHasil akhir adalah : \n";
cout<<angka;

return 0;
}















Kasus 8.5 (Selection Sort)

Algoritma :
Procedure selection_sort(output A : larik; input n : integer)


Deklarasi
i, t : integer
Deskripsi
for i <-- 1 to n do
minimum(A, i, n, t);
tukar(A[i], A[t]); {tukar tempat elemen saat ini j dengan elemen terkecil yang ditemukan t}
endfor


Berikut ini adalah Gambar Program Flowchart yang menggunakan Aplikasi RAPTOR :


















Dan yang ini Gambar Program C++ yang Menggunakan Aplikasi Dev C++ :

#include <iostream>
#include <cstdlib>

using namespace std;

void baca_data(int A[], int n){
int i;
for (i = 0; i < n; i++){
cout << "Data ke-%d : ",i+1);
cin >> A[i]);
}
}
void cetak_data(const int A[], int n){
int i;
for (i = 0; i < n; i++)
cout << "%d ",A[i]);
cout << "\n");
}
void tukar (int *a, int *b){
int temp;
temp = *a;
*a = *b;
*b = temp;
}
void minimum(int A[], int dari, int n, int * tempat){
int i, min;
min = A[dari];
*tempat = dari;
for (i = dari+1; i<n; i++)
if (A[i] < min){
min = A[i];
*tempat = i;
}
}
void selection_sort(int A[], int n){
int i, t;
for (i = 0; i<n; i++){
minimum(A, i, n, &t);
tukar(&A[i], &A[t]);
}
}

int main(int argc, char** argv) {
int data[10], n;

cout << "Banyak data : ");
cin >> n);
baca_data(data,n);
cetak_data(data,n);
selection_sort(data,n);
cetak_data(data,n);

return 0;
}












Kasus 8.6 (Merge Sort)


Dev C++ :


#include <iostream>
#include <cstdlib>

/* run this program using the console pauser or add your own getch, system("pause") or input loop */

using namespace std;

typedef int larik[10];
void masuk_data(int A[], int n){
int i;
for (i = 0; i < n; i++){
cout << "Data ke-%d : ",i+1;
cin >> A[i];
}
}
void cetak_data(const int A[], int n) {
int i;
for (i = 0; i < n; i++)
cout << "%d ",A[i];
cout << "\n";
}
void merge(larik a, int kiri, int tengah, int kanan){
int bagianKiri, posTemp, banyakElemen, i;
larik temp;
bagianKiri = tengah - 1;
posTemp = kiri;
banyakElemen = kanan - kiri + 1;
while ((kiri <= bagianKiri) &&(tengah <= kanan))
if ((a[kiri] <= a[tengah])){
temp[posTemp] = a[kiri];
posTemp = posTemp + 1;
kiri = kiri + 1;
}
else{
temp[posTemp] = a[tengah];
posTemp = posTemp + 1;
tengah = tengah + 1;
}
/* kopi bagian kiri */
while ((kiri <= bagianKiri)) {
temp[posTemp] = a[kiri];
posTemp = posTemp + 1;
kiri = kiri + 1;
}
/* kopi bagian kanan */
while ((tengah <= kanan)) {
temp[posTemp] = a[tengah];
posTemp = posTemp + 1;
tengah = tengah + 1;
}
/* kopi kembali ke array asal */
for (i = 1; i <= banyakElemen; i++){
a[kanan] = temp[kanan];
kanan = kanan - 1;
}
}
void merge_sort(larik A, int kiri, int kanan){
int tengah;
if ((kiri < kanan)){
tengah = (kiri + kanan) / 2;
merge_sort(A, kiri, tengah);
merge_sort(A, tengah + 1, kanan);
merge(A, kiri, tengah + 1, kanan);
}
}

int main(int argc, char** argv) {
int n;
larik data;
cout << "Berapa data array : ";
cin >> n;
masuk_data(data, n);
cetak_data(data, n);
merge_sort(data, 0, n-1);
cetak_data(data, n);

return 0;
}














Kasus 8.7 (Quick Sort)

Algoritma :


procedure quick_sort(output data : larik; input L, R : integer)


Deklarasi
i, j, p : integer
Deskripsi
p <-- data[(L+R) div 2]
i <-- L
j <--R
{ mulai membuat partisi }
while (i<=j) do
while (data[i] < p) do i <-- i+1 endwhile
while (data[j] > p) do j <-- j -1 endwhile
if (i<=j) then
tukar(data[i], data[j])
i <-- i+1
j <-- j-1
endif
endwhile
if (L < j) then quick_sort(data,L,j) endif
if (i < R) then quick_sort(data,i,R) endif


Dan yang ini Gambar Program C++ yang Menggunakan Aplikasi Dev C++ :

#include <iostream>
#include <cstdlib>

/* run this program using the console pauser or add your own getch, system("pause") or input loop */

using namespace std;

void masuk_data(int A[], int n) {
int i;
for (i = 0; i < n; i++) {
cout << "Data ke-%d : ",i+1;
cin >> A[i];
}
}
void cetak_data(const int A[], int n) {
int i;
for (i = 0; i < n; i++)
cout << "%d ",A[i];
cout << "\n";
}
void tukar (int *a, int *b){
int temp;
temp = *a;
*a = *b;
*b = temp;
}
void quick_sort(int data[], int L, int R) {
int i, j, p;
p = data[(L+R) / 2];
i = L;
j = R;
while (i<=j) {
while (data[i] < p) i++;
while (data[j] > p) j--;
if (i<=j){
tukar(&data[i], &data[j]);
i++;
j--;
}
}
if (L < j) quick_sort(data,L,j);
if (i < R) quick_sort(data,i,R);
}

int main(int argc, char** argv) {
int data[10], n;

cout << "Banyak data : ";
cin >> n;
masuk_data(data,n);
quick_sort(data,0,n-1);
cetak_data(data,n);

return 0;

}








Alhamdulillah kasus-kasus pada PPT 8 terselesaikan...


Wassalamu"alaikum wr.wb